Kombinasi Nikmat Itu Bernama Buku Bagus dan Musik 80’an

Ingin pengalaman yang luar biasa ketika membaca buku?

Ingin meraih kenikmatan utuh saat membaca?

Jika ya, maka tips kali ini dapat Anda coba.

Saya akan ceritakan kombinasi sempurna untuk menikmati buku. Kombinasi ini sudah sering saya lakukan. Menariknya, kombinasi ini selalu menghadirkan sensasi kenikmatan yang tiada bandingnya. Penasaran? Mari dicoba.

Kombinasi Nikmat : Buku Bagus, Musik Bagus, dan Minuman Kesukaan Anda

Ingin bersantai di akhir pekan? Ingin rehat dari penatnya rutinitas? Jika ya maka cobalah kombinasikan ketiga hal ini : buku bagus, musik yang bagus, dan minuman kesukaan Anda.

Pada dasarnya, membaca buku bagus saja sudah termasuk kenikmatan. Iya dong, buku yang bagus akan membawa kita larut, benar-benar meresapi kata demi kata. Kita akan terhibur, terinspirasi, bahkan tercerahkan.

Namun jika Anda ingin sensasi yang lebih, Anda bisa memadukan kegiatan membaca dengan minuman kesukaan ataupun musik favorit Anda. Misalkan Anda bisa membaca sambil ditemani secangkir green tea hangat. Atau boleh juga Anda membaca sambil mendengarkan lagu-lagu Queen, Culture Club, Adera, Maudy Ayunda, atau siapapun penyanyi/band kegemaran Anda.

musik

Perpaduan dari ketiga hal tadi pasti akan memberi kesegaran dan keseruan bagi Anda.

Kenapa Musik 80’an?

Judul posting ini menyebut kata musik 80’an. Ada apa dengan musik 80’an?

Di novel Perahu Kertas, Dee Lestari pernah menulis “Kugy tetap bersikeras bahwa musik tahun ’80, terkecuali fesyennya, sangat keren dan jenius.”

Ya Dee Lestari pun mengapresiasi musik tahun 80’an. Bisa jadi Dee juga setuju bahwa musik 80’an adalah musik jenius. Saya pun sependapat dengan Dee, bahwa tahun 80’an adalah periode emas industri musik. Entah itu musik dalam negeri (Indonesia) ataupun musik dunia.

Jika kita mendengarkan musik-musik tahun 80’an, terasa ada sesuatu yang beda dengan musik sekarang. Dalam lirik-lirik lagu tadi, tersirat makna yang dalam, gubahan musik yang jempolan. Nama-nama seperti Bon Jovi, Gun N’ Roses, Iwan Fals, Gombloh, jelas tak bisa dilupakan dari periode emas ini. Karya-karya mereka tetap luar biasa, relevan, dan tak lekang oleh waktu.

Karena musik jenius tadi, saya pun sering membaca sambil ditemani musik 80’an. Livin’ On A Prayer-nya Bon Jovi, Paradise City-nya Gun N’ Roses, dan Radio Gaga dari Queen, adalah sederet tembang yang ada di playlist saya. Musik-musik tadi memberi inspirasi tentang totalitas seorang legenda, kerja keras dan talenta yang jadi raja dalam karya. Lagu berikut ini juga salah satu favorit saya. Nikmati kejeniusan musik satu ini.

Tentu, musik adalah soal selera. Apapun musik favorit Anda, pastikan musik tersebut ikut menamani Anda membaca. Mudah-mudahan hal tersebut memberi pengalaman yang seru bagi Anda.

Tempat Juga Punya Peran Penting

Selain musik dan minuman, tempat juga bisa menghadirkan sensasi unik bagi Anda. Ada banyak tempat yang bisa Anda gunakan untuk menikmati buku. Bisa di pantai, cafe, hotel, sawah, kantin kampus, dan lain sebagainya. Jika Anda tertarik, Anda bisa mencoba membaca buku di pinggir pantai. Iseng-iseng menunggu sunset, ditemani deburan ombak, Anda bisa membaca buku. Saya pernah melakukannya.

Di Bengkulu, rumah saya tidak jauh dari pantai. Hanya sekitar 3 – 4 km dari pantai. Tiap sore, saya bisa datang ke pantai sesuka hati saya. Pinggir pantai termasuk salah satu tempat asyik untuk membaca.

Salah satu buku terbaik yang pernah saya baca. Saya baca buku ini di pinggir pantai. (Foto diambil pada Agustus 2016).
Salah satu buku terbaik yang pernah saya baca. Saya baca buku ini di pinggir pantai. (Foto diambil pada Agustus 2016).

Dan ini nih yang juga penting. Kalau Anda traveling, pastikan selalu bawa buku. Kenapa? Karena saat traveling, Anda pasti akan menjumpai tempat-tempat yang menarik. Nah sembari menikmati tempat tersebut, Anda juga bisa menikmati buku kesayangan Anda. Pasti akan asyik banget.

Nah teman, itulah tips kali ini. Jika ingin sensasi baru, maka cobalah memadukan kegiatan membaca dengan musik yang bagus, minuman favorit, ataupun tempat-tempat menarik. Pantai, matahari terbenam, buku, musik 80’an, dan segelas green tea merupakan salah satu kombinasi favorit saya.

Jefferly Helianthusonfri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *