2 Hal Ini Bisa Membuat Hidup Anda Lebih Bahagia

Aux Champs-Elysées,
Aux Champs-Elysées,
Au soleil, sous la pluie,
A midi ou à minuit
Il y a tout ce que vous voulez aux Champs-Elysées.

Itulah potongan lirik lagu Champs Elysees. Ketika menulis posting ini, alunan nada Champs Elysees menemani saya. Tak disangka, lagu yang ternyata bagus ini punya lirik dan makna yang menghibur, membantu saya untuk lebih bergembira.

Dari mana saya tahu lagu ini? Barangkali sebagian dari Anda sudah sangat tahu dengan lagu ini. Namun bagi saya, saya justru baru tahu lagu ini.

Saya tahu lagu ini dari lagu berjudul Puan Kelana dari Silampukau. Baru dengar Silampukau?

Silampukau adalah salah duo musisi folk asal kota Surabaya. Mereka menghadirkan lagu-lagu yang bagus, menarik, dan sangat menghibur. Tak sekadar lagu, tapi lagu-lagu yang cerdas. Mendengarkan musik yang baik (seperti karya Silampukau) turut berkontribusi bagi kebahagiaan saya. Indonesia itu punya banyak musisi berkualitas dengan karya yang menggugah. Sayangnya, selama ini media massa kerap menghadirkan musik-musik pop yang kadang membuat bosan.

Meski selera musik tiap orang berbeda, tapi cobalah seandainya media massa memberikan ruang yang lebih untuk musisi-musisi indie. Saya merasa bahwa karya musisi indie lebih berkualitas dibanding sebagian musisi-musisi mainstream yang sering muncul di layar kaca.

Bicara soal kebahagiaan, apa yang membuat hidup kita berbahagia? Apakah tujuan hidup kita untuk berbahagia? Bagaimana cara menjadi lebih berbahagia? Mungkin tiap orang punya jawaban yang berbeda.

Hanya saja, saya akan membantu memberi saran agar Anda lebih berbahagia. Ada dua hal yang jika dilakukan akan menjadikan hidup kita lebih berbahagia. Dua hal itu adalah membaca lebih banyak buku dan mendengarkan lebih banyak musik.

Buku dan Musik, Sumber Kebahagiaan

Perlu Anda ketahui, posting ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi, bukan berdasarkan hasil riset/laporan penelitian. Jadi, apa yang saya tulis di sini murni pendapat saya. Menurut saya, makin banyak kita membaca, maka kita bisa semakin bahagia. Bagaimana bisa?

(Setelah saya telusuri, ternyata ada riset yang membuktikan bahwa musik berkaitan dengan kebahagiaan. Anda bisa baca risetnya di sini.)

Tentu membaca yang saya maksud di sini adalah membaca karya yang baik. Bukan sekadar curhat marah-marah di sosial media, atau informasi hoax yang bertebaran di internet. Karya yang baik ini misalnya artikel inspiratif, buku yang menginspirasi, puisi yang menarik, dan sebagainya.

Bagaimana kaitan antara membaca dan kebahagiaan? Penjelasannya sederhana. Yang pertama, membaca membantu kita menjadi lebih tahu dan lebih memahami dunia. Bahkan, ketika kita membaca bacaan tertentu, kita bisa menemukan solusi-solusi baru yang selama ini mungkin belum terpikirkan oleh kita. Solusi tadi dapat kita gunakan untuk memecahkan masalah-masalah kita. Mungkin pemecahan masalah tidak selalu menjadikan kita berbahagia, tapi setidaknya membantu meringankan beban hidup kita.

Yang kedua, bacaan tertentu kadang menjadi sumber hiburan. Misalkan ketika kita membaca novel, kita akan mendapatkan hiburan. Kita teralihkan sejenak dari realitas kita sehari-hari. Hiburan bisa membuat kita bergembira. Jika kita sering bergembira, mungkin bisa membantu meningkatkan level kebahagiaan kita.

Jadi, kalau mau lebih berbahagia, tak ada salahnya untuk memperbanyak membaca. Terutama membaca buku-buku yang berkualitas dan menyegarkan.

Musik Juga Bisa Membahagiakan

Saya yakin setiap orang suka musik. Terlepas dari sering atau tidaknya seseorang mendengarkan musik, pasti tak ada manusia yang menolak untuk mendengarkan musik yang cocok untuk dia. Lagi-lagi, musik juga jadi sumber hiburan.

Apapun selera musik Anda, musik bisa membantu Anda untuk lebih bersemangat atau bergembira.

Bagi saya, musik juga membantu saya untuk menjadi lebih produktif. Ketika saya menulis posting blog, mengerjakan naskah buku, membuat produk di internet, dsb, saya selalu ditemani musik. Bisa dibilang musik turut membantu untuk meningkatkan produktivitas (mungkin bagi sebagian orang).

Makin produktif kita, maka yang kita hasilkan akan semakin banyak. Tentu produktivitas akan berkorelasi dengan pendapatan kita. Sampai batas tertentu, jumlah pendapatan bisa membawa dampak kepada kebahagiaan.

Ya, memang kebahagiaan tak selalu dibeli dengan uang. Tapi uang bisa memfasilitasi kita untuk berbahagia. Apakah makan enak butuh uang? Apakah makan enak bisa membantu kita sedikit lebih berbahagia? Bagi sebagian orang mungkin ya. Tentu, kita bisa makan enak kalau kita punya uang.

Bisa liburan ke luar negeri tiap tahun, apakah bisa membantu kita berbahagia? Mungkin ya. Untuk liburan jelas butuh uang.

Sampai batas tertentu, uang bisa membantu kita untuk lebih berbahagia. Namun jika sudah melampaui batas tersebut, jumlah uang tak selalu meningkatakan level kebahagiaan kita.

Kembali ke musik. Menurut saya, musik yang berkualitas merupakan cerminan dari sebuah budaya. Kadang saya juga bisa belajar dari musik. Contoh, berkat mendengarkan lagu Champs Elysees tadi, saya jadi tertarik untuk mencari tahu tentang Prancis. Karena melodi dan liriknya menarik, saya pun tertarik untuk menerjemahkan lirik-lirik lagu Champs Elysees. Dari sana, setidaknya saya sedikit-sedikit mulai belajar tentang bahasa Prancis.

Bagi saya, bisa mempelajari bahasa lain atau mengerti tentang budaya lain merupakan suatu hal yang menggembirakan. Kalau saya bergembira, bisa jadi kadar kebagiaan saya meningkat.

Untuk orang-orang seperti saya, mendengarkan musik dan belajar sesuatu dari sana dapat meningkatkan kebahagiaan.

Saya teringat, ketika membaca novel Laskar Pelangi, saya jadi tahu lagu berjudul Tennessee Waltz. Inilah karya yang berkualitas. Sebuah novel yang tidak hanya menghibur, menginspirasi, tetapi juga memberikan pengetahuan baru bagi pembaca. Kalau saya tak membaca Laskar Pelangi, mungkin saya tak akan tahu lagu Tennessee Waltz. Setelah saya cari di YouTube, ternyata lagu Tennessee Waltz bagus. Meskipun lagu ini jadul (jaman dulu), tapi lagunya sangat enak untuk dinikmati.

Karena banyak membaca, saya jadi tahu lagu-lagu baru. Alhasil, koleksi lagu kesukaan saya kian bertambah. Lagu-lagu tadi menemani saya untuk membaca. Saya bisa semakin menikmati membaca sambil ditemani lagu-lagu favorit.

Nah teman-teman, bagi saya pribadi, kegiatan membaca dan mendengarkan musik sangat membantu saya untuk berbahagia. Saya tidak tahu dengan Anda. Namun jika Anda tertarik, Anda boleh mengikuti saran saya. Siapa tahu Anda bisa kian berbahagia.

Saran saya : perbanyak membaca dan perbanyak mendengarkan musik.

Qui vivent la guitare a la main, du soir au matin…, Champs Elysees terus mengalun. Mudah-mudahan suatu saat saya bisa mengunjungi dan menikmati Paris. Bukankah itu akan menjadikan saya lebih berbahagia?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *